Uncategorized

[My Daily Message on WhatsApp] TETAPI…

Dalam sejarah, Tuhan Allah pernah satu kali menyesal karena telah menciptakan manusia. Manusia berbuat sesuka hatinya, mereka menuruti hawa nafsu mereka. Dan Allah berketetapan menghapus manusia dari muka bumi.

Apa jadinya jika hal itu Allah lakukan? Tentunya sejarah umat manusia akan berhenti saat itu, kita tidak berbagian dalam hidup ini.

Namun…

Kejadian 6:8  Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

Ada kata “TETAPI Nuh…” kata tetapi adalah satu kata yang melawan, berbeda, berbanding terbalik.
Hanya karena seorang bernama Nuh, seorang yang melawan zaman, seorang yang hidup bagi Tuhan, di tengah-tengah orang-orang yang hanya hidup bagi kepuasan diri sendiri; Telah mengubah sejarah, telah mengubah ketetapan Allah untuk melenyapkan manusia dari muka bumi.

Zaman ini sama dengan zaman Nuh, Dia bisa saja melenyapkan manusia, namun hari ini Dia adalah Tuhan yang penuh kasih karunia, Dia memerlukan kita, moga kita menjadi Nuh-nuh hari ini, dalam pekerjaan, dalam hidup sosial, kita menjadi orang-orang yang tidak terseret arus dunia jahat. TETAPI orang yang mendapat kasih karunia karena melawan kebobrokan zaman.

Sukacita baru, anugerah baru menyertai kita.
🙂

Advertisements
Uncategorized

[My Daily Message on WhatsApp] ASAL KU JAMAH SAJA JUBAH-NYA

Seorang perempuan dengan penuh pengharapan di tengah-tengah orang banyak yang berdesak-desakan, demi iman berkata:

–Markus 5:28  Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”

Perempuan sakit pendarahan itupun sembuh hanya karena demi iman menjamah jubah Tuhan.

Hari ini banyak orang Kristen adalah orang yang hanya “berdesak-desakan” mengikuti Tuhan. Namun, jarang sekali orang Kristen yang seperti perempuan ini, demi iman datang kepada-Nya bukan sekadar berdesak-desakan, namun dengan iman berani menjamah Dia. Menjamah Dia berarti menerima “penyembuhan” menerima kuasa, kuasa-Nya membawa kita menjadi “sembuh” dari segala masalah dan perangkap dunia. Ketika kita menjamah Dia ada damai sejahtera tersalur atas diri kita.

Semoga kita sebagai orang Kristen adalah menjadi orang Kristen yang bisa menjamah “jubah-Nya” di tengah hidup kita. Menjadi orang yang senantiasa datang pada-Nya dan menjadikan Dia satu-satunya harapan. Bukan menjadi orang Kristen yang hopeless hanya bisa berdesak-desakan ketika masalah datang.

JESUS IS THE ONLY ONE HOPE
Semangat baru! 🙂

Uncategorized

[My Daily Message on WhatsApp] ANUGERAH-NYA CUKUP BAGI KITA

Ada seorang pencari ikan dengan sebuah perahu yang sedang berlayar di sungai. Tiba-tiba di depan ada batu besar yang menghadang

Sempat terpikir oleh pencari ikan itu, aku harus berdoa kepada Tuhan agar Tuhan menyingkirkan batu itu…

Sering kita juga demikian, ketika ada masalah, kita minta Tuhan menyingkirkan “batu besar” yaitu masalah kita….

Namun sempatkah kita berpikir, minta kepada Tuhan agar Tuhan tidak memindahkan “batu besar” yang menghalangi hidup kita, namun minta Tuhan menambahkan atau menaikkan air sungai sehingga perahu kita dapat melaju, melintas di atas batu itu…

Atas segala masalah dalam hidup ini, mari kita belajar untuk tidak minta masalah dilenyapkan dari hidup, namun kita perlu minta agar ANUGERAH-NYA ditambahkan di atas diri kita.

2 Korintus 12:9  Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Anugerah Tuhan cukup di atas masalah kita, bersama anugerah-nya kita mampu mengalami kuasa-Nya yang sempurna.

Semangat dan Sukacita baru untuk hari ini
JESUS IS OUR GRACE! 🙂

Uncategorized

[My Daily Message on WhatsApp] PERSEMBAHKAN DIRI PADA TUHAN

Seorang anak kecil, dengan langkah penuh keyakinan hanya dengan membawa lima roti dan dua ikan datang pada Tuhan. Tanpa berpikir panjang dan dengan hati polos, tulus, murni dia merespon pertanyaan tuhan:

–Markus 6:38  Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!”

Hari ini Tuhan juga sedang bertanya kepada kita, berapa roti yang ada padamu, berapa banyak kemampuanmu.
Mungkin apa yang kita miliki hanyalah seperti yang dimiliki anak kecil, sesuatu yang sedikit, hidup kita terlalu kecil untuk menjadi berkat, menjadi terang….

Tetapi ketika kita mempersembahkan hidup kita kepada Tuhan,

Ingatlah…
5000 orang kenyang hanya dengan 5 roti dan 2 ikan

Persembahkan diri kita untuk menjadi terang dan bagi dunia ini.
Jesus is The Lord! 🙂