Uncategorized

TTS Komputasi Kelas IN213E (Kelas Senin)

  • Hari/Tanggal: Senin 23 Oktober 2017
  • Waktu:

672014138 – 672016212: PUKUL 10.00
672016220 – 672016308: PUKUL 11:30

  • Lokasi Tes: FTI331
  • Sifat Tes: OPEN CATATAN (1 LEMBAR CATATAN DI KERTAS A4 (BOLAK BALIK))
Advertisements
Uncategorized

Materi Kuliah IN311 Pemodelan dan Simulasi (S1 Teknik Informatika FTI UKSW)

Berikut adalah link untuk materi pembelajaran mata kuliah Pemodelan dan Simulasi, Progdi S1 Teknik Informatika FTI UKSW:

Uncategorized

Materi Kuliah IN213 Komputasi (S1 Teknik Informatika FTI UKSW)

Berikut adalah link untuk materi pembelajaran mata kuliah Komputasi, Progdi S1 Teknik Informatika FTI UKSW:

Uncategorized

IMK 2017 Teknik Informatika FTI UKSW

Berikut adalah link untuk materi pembelajaran mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer, Teknik Informatika FTI UKSW:

Uncategorized

[My Daily Message on WhatsApp] PENGAMPUNAN yang MEMULIHKAN

“Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.” (Yoh. 8:11)

 

Semenjak manusia jatuh dalam dosa, dosa menjadi atribut yang menempel di atas manusia. Kisah yang terjadi di Yohanes 8:1-11 ini memperlihatkan dosa telah dipatahkan oleh Kasih Kristus. Yang menarik dari kisah ini, di awali dengan Yohanes 8: 2 menyebutkan: “Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka”. Pagi hari adalah waktu yang terbaik untuk tinggal dalam persekutuan dengan Tuhan, pagi itu banyak orang sedang mendengarkan pengajaran Tuhan Yesus, mereka menikmati hadirat Allah. Namun di ayat 3 mengatakan “Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah”. Satu ironi dari dua ayat ini, ayat 2 memperlihatkan manisnya tinggal dalam hadirat Allah, namun ayat 3 memperlihatkan suasana maut akibat tinggal dalam dosa.

Saudara-saudari, kisah ini sebenarnya memperlihatkan kondisi kita, ketika kita pagi hari bangun hendak menikmati Tuhan, iblis sebenarnya juga tidak rela, iblis akan selalu menuduh kita dengan dosa-dosa kita, sehingga kita tidak bisa menikmati hadirat Allah. Ketika Tuhan Yesus melihat kondisi ini, ayat 11 mengatakan: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.” Tuhan kita adalah Tuhan yang mengampuni, setiap kita hendak datang kepada-Nya, jangan tertipu oleh tuduhan iblis. Dia Allah yang penuh kasih, Dia mengampuni kita. Segala tuduhan iblis telah dipatahkan dengan kasih dan pengampunan-Nya. Kita perlu belajar setiap datang pada-Nya, mengaku dosa-dosa kita, demi iman mengambil darah-Nya untuk menudungi kita. Ibrani 4:16 mengatakan “Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.”